July 20, 2014

Seminggu yang Lalu di Bungong Jeumpa

Kalau lagi bulan puasa begini, pasti banyak acara makan bersama, atau buka bersama lebih tepatnya. Hari Senin yang lalu oun, aku sama temen-temen buka bersama, meskipun nggak direncanakan. Aku yang baru nggak puasa oke-oke aja diajak buka puasa, walau yarwe-yarwe. Hahaha.. :p


Dan di bawah ini beberapa foto bersama yang gagak, akibat nggak bawa tomcat *kata nita tomcat bukan tobgsis





Orangnya empat, minumnya tujuh. GIRLS!!!

July 5, 2014

Manusia Deadline

Malam ini ketika aku kembali berjibaku dengan pengumuman lomba akhirnya aku menyadari satu hal, aku selalu bekerja lebih baik entah baik entah terpaksa memutuskan saat DL mepet. Mungkin aku memang manusia DL, yang suka taktak tuntung saat DL sudah mendekati.

Kemudian aku teringat dengan waktu lulusku saat kuliah, aku baru sukses lulus saat hampir semua teman perempuanku lulus. Which is DL sudah sangat mepet dan harus bolak-balik dipanggil kajur karena belum lulus juga. Akhirnya aku berupaya sedemikian rupa, mengalahkan segala perfectionist-ku, ketakpercayaanku pada kemampuanku sendiri, dan berusaha apapun hasilnya yang penting lulus.

Saat aku harus mengumumkan pemenang, aku baru bisa memutuskan pemenang saat DL sudah mepet. Saat itu kukesampingkan perfectionisku, kubangun kepercayaan diri pada penilaianku dan meyakinkan diri sendiri bahwa membaca 2-3 kali sudah cukup, nggak perlu ada ke 4 dan ke 5. Karena semua orang sudah menunggu: so, cepat putuskan!! Fiuh! Terpaksa jadi.

Apakah syndrom ini juga yang membuatku belum menikah di usiaku yang sekian? Memang nggak ada DL untuk menikah, at least bukan aku yang membuat aturannya, tapi orang-orang yang membuatnya meskipun sebenarnya aku juga memiliki target menikah yang sudah terlewati. Bahwa umur sekian orang harus sudah menikah, kalau nggak segera menikah, mungkin karena dia pemilih, karena mungkin dia terlalu sibuk dengan karier, karena mungkin dia tidak ingin menikah. Belum menikah di usia yang seharusnya sudah menikah kadang bukan pilihan, namun sebuah keadaan. Atau mungkin benar ini sebuah pilihan, karena lebih memilih sendiri ketimbang memilih untuk menikah dengan sembarangan orang.

Entahlah, semoga saja aku tidak kena terkena sindrom DL ini, yang memaksaku memilih dengan mengesampingkan segala idealismeku. Atau jika memang itu terpaksa aku lakukan, semoga tetap menjadi akhir yang indah. Toh ketika aku berlomba dengan DL, akhirnya aku bisa bahagia, aku bisa mencari keindahannya. Seperti saat aku lulus kuliah aku tetap bangga dengan skripsiku meski tak bernilai A. Saat aku memutuskan pemenang, akhirnya aku puas dengan pilihanku.

Aku sungguh tidak berharap bertemu jodohku dengan cara DL. Aku berharap aku bertemu dan menikah dengan jodohku karena aku menginginkannya, bukan karena tuntutan usia. Namun jika memang ini satu-satunya cara supaya aku bisa lebih menghargai, lebih menghormati dan lebih menyayangi calon pendampingku, semoga dia adalah seorang lelaki yang baik, yang akan menjadikanku ratu di setiap kehidupannya. Semoga aamiin..
gambar diambil dari sini

Perempuan yang menunggu pangerannya.
@fatkah

 Ditulis awal bulan Januari 2014, baru sempat dipost hari ini :p

June 23, 2014

Bahagia Banget

Aku bahagiaaa banget, karena aku nemuin blog lamaku. Memang selama ini nama incaran untuk blogku adalah fatkah.blogspot.com. Masalahnya nama ini sudah dipake sama seseorang. Aku belum pernah mengeceknya. Cuma waktu aku mendaftarkan nama itu, selalu nggak bisa. Dulu waktu awal pakai nama zuna-zone sampai akhirnya kuganti fatkahzu, karena nama fatkah.blogspot.com sudah nggak available lagi.

Nah, hari ini tanggal 19 Juni 2014, di hari yang malas untuk bekerja aku iseng-iseng ngecek fatkah.blospot.com. Dan oh my gooddd, betapa kagetnya aku, karena di sana ada fotoku, yang nggak cantik sedang berpose melotot sama kamera.
Hahahaha.. Aku memang inget itu foto yang diambil temenku di sebuah masjid memakai HP nokiaku yang sampe sekarang masih tak pake meskipun cuma buat cadangan.

Setelah melihat foto itu, aku juga baru inget, sepertinya aku pernah bingung bagaimana caranya ngepost tulisan di blogspot, sampai akhirnya aku memutuskan untuk ngepost foto aneh itu. Hahahaha. Tapi sebelumnya dan sampai aku menemukan fotoku di sana, aku nggak inget pernah membuat blog memakai nama fatkah.blogspot.com. Bahkan ketika aku memutuskan membuat blog lagi, yakni setahun kemudian aku benar-benar lupa pernah membuat blog itu.

Tapi masalah tidak berhenti sampe di sini Men. AKU LUPA EMAIL DAN PASWORD blogku. Wkwkkwkwkw.... Aku mengingat-ingat semua email alayku, tapi yang kuinget cuma aah_poenya@yahoo.com. Masalahnya setauku blogspot cuma bisa memakai email gmail doang. Aku searching cara cek email dan juga pasword sebuah blog. Karena ke-oonanku pengecekan terjadi lama biit, karena aku salah paham. Setelah utak-atik hampir 1 jam, ternyata email yang kugunakan memang aah_poenya@yahoo.com. Pemahamanku selama ini tentang email yahoo yang nggak bisa digunakan untuk membuat akun blogspot salah. Memang selama ini aah_poenya@yahoo.com nggak bisa didaftarkan di blogspot, tapi itu karena EMAIL ini SUDAH TERDAFTAR SEBELUMNYA.

Ya ampuunn, pantesan. Emang bodoh banget guweh. Masalah pun terselesaikan setelah aku bisa mengganti pasword blog lamaku. Hahahaha.. Aku berniat menggunakan alamat blog lamaku fatkah.blogspot.com di sini dan alamat baruku fatkahzu.blogspot.com di sana, supaya nantinya emua akunku akan memakai nama @fatkah. Jadi semuanya seragam. Nggak mbingungi. Namun sayangnya proses pengalihan nama tidak semudah pengalihan akun twitter. Jadi sampe sekarang belum jadi deh. 

Bahagia itu sesederhana menemukan blog lama, lalu menyamakan semua akun menjadi fatkah sehingga semuanya seragam. Hahaha. Love piss en gaul. 

Ditulis tanggal 19 Juni baru bisa dipost hari ini.

June 19, 2014

Hari Bersepeda dengan Telanjang

Siapa sih yang nggak risih ngeliatin orang telanjang dan naik sepeda pula? Banyak, dan ada di mana-mana. Tapi inilah yang terjadi dalam World Naked Bike Ride, kegiatan bersepeda tanpa mengenakan busana ini dilakukan setidaknya di 70 kota dan 20 negara di seluruh dunia. Para peserta di Sao Paulo, London, Mexico City, Los Angeles dan Toronto. Pihak penyelenggara mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk menunjukkan sulitnya bersepeda dengan aman di jalanan dan untuk memprotes ketergantungan terhadap minyak. "Oh my god, mungkin dunia sudah mau kiamat" itu yang ada dalam pikiran kita. 

Beberapa waktu lalu, aku juga sering mikir, "Ngapain sih protes-protes dengan bertelanjang? kan bisa dibicarakan baik-baik?". Memang banyak banget saat ini yang sering protes dengan kegiatan telanjang bareng-bareng. Dulu, aku sempat nggak habis pikir, why oh kenapa? But, terus terang aja deh, kalau misalnya mereka nggak telanjang? Apakah berita ini akan muncul di berita yahoo halaman pertama? Apakah aku akan dengan mudah mendapat informasi ini? Apakah orang-orang akan tertarik dengan isu yang mereka angkat. Apakah para wartawan akan mem-blow up-nya jika mereka tidak bertelanjang? Jawabannya sudah pasti tidak.

Memang awalnya kita akan berpikir "ya ampyun ngapain sih harus pake telanjang?" tapi pada akhirnya kita akan memikirkan apa yang sedang mereka perjuangkan. Mereka memang menggunakan pro kontra telanjang di depan umum untuk mengangkat isu yang ada. Mungkin hanya dengan cara ini orang mau memperhatikan isu yang ingin mereka perjuangkan. Meskipun aku tetap menganggap ketelanjangan harusnya nggak diekspos di depan umum, tapi mungkin harusnya kita mikir. Mungkin yang harus disalahkan bukan mereka yang bertelanjang, mungkin kita yang salah tidak pernah memberikan rasa aman untuk para pengendara sepeda. Mungkin kita yang salah, mungkin kita yang terlalu kerasa kepala karena harus diingatkan pada banyak hal dengan huru-hara atau bertelanjang. Think again

Salam tiga jari #METAAALLL
Gambar dicomot dari sini
Sumber gambar dan berita dari:
https://id.berita.yahoo.com/foto/world-naked-bike-ride-1403139401-slideshow/cyclists-part-world-naked-bike-ride-sao-paulos-photo-024320196.html

Pagi Ini

Pagi ini ketika ibuku sholat di kamarku, lalu menyusulku tidur sambil sesekali membenahi selimutku yang tersingkap beliau menyapaikan berita itu. Iya, ibu yang selalu memperhatikan anaknya, meskipun anaknya tak pernah tahu atau tak pernah memperhatikan. Kemudian aku terbangun dan membicarakan masalah-masalah tak penting dengannya. Lalu pembicaraan pun sampai ke sana, aku tahu ibuku tidak merencanakannya pagi ini, namun karena ada kesempatan akhirnya ibuku menyampaikannya. Aku tahu itu pun berat untuk ibuku. Ibuku pun menangis. Aku ingin menenangkannya, namun aku sendiri sedang menahan tangis itu. Beliau meminta maaf padaku di sela-sela tangisnya. Aku ingin bersikap tegar, namun tak mampu, akhirnya akupun menangis juga disela-sela permohonan maafku padanya yang belum bisa memenuhi keinginannya. 

Mungkin aku terlalu banyak dosa. Mungkin juga karena aku terlalu banyak salah pada ibuku. Dengan begini, dengan meminta maaf padanya dan beliau mengiklaskannya, mungkin aku akan segera bertemu jodohku. Mungkin. Semoga. Aamiin.

Gambar dicolong dari sini
Sumber Gambar:
http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=928690&page=8

June 7, 2014

Bagaimana Hukum Islam Tentang Menggambar Makhluk Hidup?


Malam minggu ini setelah sibuk membantu hajatan tetangga aku menghabiskan waktu dengan belajar menggambar fashion.

Ketika aku memperlihatkan hasil kreasiku ke salah satu temanku tiba-tiba dia bilang begini:

Aku memang pernah dengar hal itu. Kayaknya itu juga salah satu alasan kenapa aku tidak melanjutkan hobi menggambarku di masa lalu. Aku benar-benar lupa alasan itu. Aku hanya ingat bahwa aku tidak melanjutkan hobi menggamarku itu saja. Dari alasan itu akibatnya aku harus nyari passionku yang lain.

Ya Allah ampuni hamba, hamba akan mencari passion yang engkau ridhoi. Dan akan menjadi designer baju (produk sendiri) tanpa harus membuat gambar fashion. Semoga berkah. Aamiin.

May 7, 2014

Maaf

Gambar ngambil di sini
Maaf calon suamiku, aku akan memotong rambutku, kamu telalu lama kutunggu. Rambutku sudah sangat panjang dan kamu tak kunjung datang. Kelak jika kamu suka perempuan berambut panjang, aku akan memanjangkannya untukmu. 

Love
Calon istrimu.