March 1, 2016

#10FavoriteThingsinMyRoom Number Seven

Aku selalu suka pernak-pernik stationary yang unyu-ungu. Memilikinya itu berasa jadi wanita hits, kece, shopisticated dan keren banget. Apalagi setelah kerja di rumah, nggak ada meja kerja, adanya cm dompet kerja, mau menghias meja nggak bisa. Jadi ya cukup beli stationary nya aja. Hahahaa...

Sebenernya dari dulu sih suka sama barang-barang lucu begini. Tapi dulu jaman sekolah mah nggak punya duit. Waktu kerja lumayan ada duit sih, tapii sayang kan kalo beli peralatan keperluan kantor pake uang pribadi? Hehehehe... *dasar pelit nih* Jadi malah gak dibeli.

Dan setelah resign barulah aku membelinya, apalagi aku baru saja nemuin online shop yang jual stationary lucu-lucu tapi murah-murah banget. Kalau di foto lucu-lucu banget ya? Tapi sebenernya kualitasnya nggak terlalu bagus. Tapi gpp, ini sudah cukup membuatku bahagia, dan merasa menjadi womenpreneur yang hits, kekinian, gaul dan sopisticated. Wkwkwkkw... *uopoh jial? -_-

February 21, 2016

#10FavoriteThingsinMyRoom number eight

Benda favorite di kamarku nomer 8 adalah rak buku dari kayu, yang aku beli beberapa tahun yang lalu. Pertama kali melihatnya aku langsung jatuh cinta. Waktu pertama kali ngeliatnya dari foto, aku pikir lemarinya besar, setelah melihat langsung ternyata kecil dan mungil hanya ada 3 rak dan nggak muat banyak. Tapi justru bentuknya yang mungil ini yang membuatku makin jatuh hati.

Aku membelinya second dari seorang mahasiswi yang menjual lemarinya karena mau pindahan kos. Harganya cukup murah kalo gak salah cuma 90rb. Murah banget kan? Sekarang mana ada lemari segitu. Minta diskon anter pula langsung ke kosku di bluered. Hahaha. Tapi waktu membelinya ada satu rak yang copot, jadi hanya ada 2 rak di sana. Mungkin karena itu lemarinya dijual murah. Tapi sekarang udah dibenerin, dan udah ckep banget.

Waktu inget mas-masnya nganter lemari ini cukup memprihatinkan, dibawa pake motor sampe yg megangin pegel kayaknya. Wkwkwkkw...

Lemari ini sempet membuat Deni pengen, dan berniat untuk membelinya dari aku. Hehehehe...

February 13, 2016

#10FavoriteThingsinMyRoom number nine


Hai hai hai. Maaph banget baru sempet nulis lagi, soalnya aku baru sok sibuk banget sama @hijabnaziha yang beberapa waktu lalu ikut pameran @hijabmorfosa. Saking sibuknya sampe penjualan online @hijabnaziha sedikit terbengkalai. Apalagi buat nulis ini tentu lebih nggak punya waktu lagi *njaluk dikeplak, ngomongnya suombong banget. 

Oke baiklah, langsung aja ke inti tulisan ini ya. Benda favorite aku yang ke 9 adalah bantal boneka pisang, kenang-kenangan dari Nita. Benda ini jadi istimewa karena dua alasan.
Alasan pertama: Waktu ngasih ini nita bilang ke aku kalau waktu melihat boneka bantal ini dia langsung inget aku. Inget pada kebiasaanku yang peklor di sofa saat istirahat kantor atau saat listrik mati. Dan katanya aku bakalan peklor kalo liat boneka ini. So sweet banget nggak sih? Dia bilang gitu terus membuatku merasa istimewa, merasa disayang gitu (pait pait pait pait), karena dia mengingat kebiasaanku dan tahu aku bakalan suka sama benda itu.

Alasan kedua: Boneka ini bahannya lembut banget, empuuukkk dan menurutku cantik banget. Sayang banget buat dipakai bantal tidur, tapi asyik dan nyaman banget buat dipeluk. Saking sayangnya sama boneka bantal ini, aku jarang mengeluarkan dari bungkusnya. Hanya sesekali aja aku buka untuk dipeluk-peluk. Beberapa waktu lalu saat rumah sedang ada hajatan aja, ponakanku sudah berebut mau memeluknya. Ini juga salah satu alasan kenapa bantal boneka ini tetep bersemayam dengan nyaman dalam bungkusnya.

Nah itu aja ya cin cerita tentang benda ke 9 yang jadi favoritku di kamar. See you next post. Laf ya :*

January 13, 2016

#10FavoriteThingsinMyRoom number 10

Hallo syantiiikk. Assalamu'alaikum. Alhamdulilah setelah sekian lama nggak posting, akhirnya aku posting blog juga. Tugas kali ini adalah tugas dari Pena Merah yang sempat vacum beberapa bulan (mungkin bahkan setahun lebih, time flies beb, gak berasa banget). Eh pena merahnya yang vacum ya, kalau aku sih vacum juga karena sok sibuk.

Sesuai judul post #10FavoriteThingsinMyRoom kali ini aku mau menceritakan tentang barang-barang favorite di kamarku. Dan akan kumulai dari nomer 10, biar kalian penasaran dengan "what is the most favorite thing in my room" supaya kalian selalu ngikutin postinganku. *yaelah, kayak ada yang baca aja.

Oke! Benda favorite no 10-ku adalah gantungan baju. "Apah?! Gantungan baju?" Pasti pada gitu, dengan gaya ala ala sinetron. Terus terang, sebenernya sih aku bingung kalau harus memilih 10 benda favorite karena yang benar-benar favorite paling cuma 4 atau 5, tapi dari sekian banyak barang sampah di kamarku dan setelah semedi seharian di kamar, akhirnya kutemukan bahwa ternyata sesungguhnya gantungan baju adalah barang ke 10 yang jadi favoriteku.

Tadinya aku mau memilih tempat tidur sebagai benda favorite ke 10. Tapiii jujur aja, aku lebih suka tidurnya dari pada tempat tidurnya dan mungkin tidur adalah kegiatan paling favorite di kamar, tp kan kita sedang membicarakan benda bukan kegiatan. Oke aku bersyukur ada tempat tidur di kamarku, tapi kalau tempat tidur ini diganti dengan tempat tidur lain, aku nggak masalah. Asalkan aku masih bs tidur dengan nyaman. Heheheheh.. *piss

So, gantungan baju menjadi benda kamar favorite ke 10-ku. Bahkan, kalau boleh jujur, dia pernah menjadi benda ke 2 atau ke 3 favorite.

Kenapa bisa gantungan baju ini jadi benda favorite? Karena bentuknya yang nggak biasa. Biasa dipake di toko baju tapi tidak di kamar pribadi.

Kalau mau lihat bentuknya, nih aku kasih lihat.

Jadi bajunya tidak digantung menyamping, tapi ke depan, dan menurutku ini lebih hemat tempat dan muat banyaaakkk. Cocok untuk kamarku yg sudah bejubelan sama barang-barang nggak penting.

Kenapa aku bisa suka sama benda satu ini? Karena gantungan baju ini mengingatkanku pada sebuah kamar yang super rapi, super nyaman, super chick, super cozy dan super kekinian seperti kamar-kamar di apartemen. Iya, memang impianku itu memiliki kamar seperti itu. Psssttt kalau mau tau rumah impianku, bisa intip di sini. Pasti mupeng juga.

Dengan memiliki gantungan baju ini, at least saya sudah menyicil satu benda yang kelak juga akan berada di kamar impianku yang super rapi, super nyaman, super chick, super cozy dan super kekinian. Nah itu dia benda favorite ke 10ku dan alasannya.

So apa benda favorite no 10 yang ada di kamarmu?

August 5, 2015

Menuju 6 bulan resign


Hai hai hai, apa kabra? Nggak terasa banget ternyata aku udah resign selama 5 bulan, dan akan 6 bulan di akhir Agustus ini. Nggak berasa banget deh pokoknya, aku pikir masih 4 bulan aja. Wkwkwkkw. Dan bagaimana kabar @hijabnaziha? Alhamdulilah semakin kece, orderan semakin banyak. Bahkan belum lama ini ada yang mau order dari malaysia. Bikin aku amaze banget, sayangnya belum jadi order. Baru nanya-nanya doang booook. Meskipun belum jadi order teteup bikin aku happy. Dan membuatku makin optimis bahwa, @hijabnaziha (atas izin Allah) akan bertambah besar. Semoga semakin berkah juga. Aamiin aamiin aamiin.

Meskipun aku bahagia dengan @hijabnaziha, tapi terkadang aku masih merindukan hiruk pikuk pada pekerjaanku yang dulu. Pada obrolan dengan teman-teman di jam kerja, nyari makan pas maksi, jalan bareng temen-temen cewek dan ngobrol asyik bareng mereka, pada status kerjaanku, dan masih banyak lagi. Sayangnya, aku sudah cukup pusing dengan tanggung jawab yang harus kupikul. Aku merasa berat dan capek. Meskipun aku sering merindukan mereka, aku tetep masih memilih @hijabnaziha. Hehehehe...

Bagaimana pun, setakberubah apapun teman-temanku di sana, rasanya akan tetap beda ketika aku main ke sana sebagai eks-orang kantor, dengan aku datang sebagai karyawan kantor. Karena tanggung jawab yang berbeda, rasa memikul tanggung jawab yang beda, rasa memiliki kantor yang tak lagi sama. Oooh, then I miss you so much you my family.


July 27, 2015

STRESS BERAT


Fix! Aku setres berat. Setelah 4 bulan resign dari kerjaan, baru kerasa deh nggak punya uangnya. Saya totally poor. Tapi bukan karena itu aku setress berat, tapi karena yang lain. Ya, apalagi sih kalau bukan 'belum bertemu jodoh'? Tapi kondisi nggak punya uang bikin aku tambah setress. Pasalnya aku terbiasa boros dan mau enak sendiri kalo sedang setress, jadi kalau nggak punya uang kayak gini, rasanya pengen nyokot sendaalll... -____-

"Ya Allah, aku mohon, kasih hamba uang yang banyaaakkkk biar hamba nggak tambah setress. Beri hamba jodoh yang ganteng, soleh, mapan juga, biar kalau lagi nggak ada duit bisa mintak suamik." Hahahaha....

Oke itu doa bercanda tapi pengen segera dikabulkan, kalau ini doa serius nan bijak.

"Ya Allah, maafkan hamba yang belum bersyukur padahal Engkau telah memberi banyak nikmat kepadaku. Apalah artinya 'belum bertemu jodoh' apalah artinya 'belum ada uang' dibandingkan dengan kesehatanku, dibandingkan dengan kesehatan ibukku dan saudara-saudaraku. Dibandingkan dengan limpahan kasih sayang keluargaku. Toh aku masih bisa makan, aku masih bisa jalan-jalan, aku masih memiliki sahabat yang benar-benar peduli padaku. Ya Allah maafkan hambaMu ini yang masih tidak bersyukur padaMu. Selalu ingatkan aku pada banyaknya nikmat yang telah Engkau berikan kepadaku. Aamiin. Ya Allah, tapi hamba serius ingin segera bertemu dengan jodohku dan ingin memiliki uang yang banyak dan berkah. Aamiin, aamiin, aamiin. "

July 22, 2015

JIKA


Jika berteriak, berlari, bersembungi bisa mempermudah semuanya maka akan aku lakukan. Jika menangis, marah dan bertindak tak bertanggung jawab bisa melegakan, pasti akan kulakukan. Jika membenci dan memaki bisa memperbaiki keadaan, pasti akan kulakukan.

Sayangnya aku tak bisa berlari.
Sayangnya aku tak bisa sembungi.
Sayangnya aku tak bisa berteriak.
Sayangnya semua itu percuma

Sayangnya menangis tak menyelesaikan masalah.
Marah tak melegakan perasaan.
Bertindak tak bertanggungjawab hanya menambah masalah.

Lalu haruskah aku membenci dan memaki?
Dan aku sungguh berharap itu hal yang dibenarkan.
Sayangnya semua itu bodoh dan membuatku semakin merasa bersalah.

Mungkin aku memang busuk, mungkin aku memang brengsek, mungkin aku hanya manusia yang berlumur dosa, mungkin aku manusia sombong. Karena di sana ada Allah yang selalu siap sedia mendengarkan curhatku, sayangnya aku selalu mengesampingkanNya.

Andai semua lebih mudah kujalani.


Kulonprogo. In my bedroom, 21 July 2015